AFF : Timnas Indonesia Imbang Lawan Vietnam, Masalah Striker Jadi Beban Berat Coah Shin
Timnas Indonesia gagal meraih poin penuh kala berhadapan dengan tamunya Vietnam dalam lanjutan Semifinal piala AFF 2023 Yang berlangsung di SUGBK pada Jum'at 06 Januari 2023.
Kegagalan ini membuat beban berat terhadap timnas, pasalnya nanti di leg kedua mereka akan bertandang ke markas Vietnam.
Tentu akan lebih sulit, apalagi bermain di hadapan publik Vietnam.
Meski kita dapat meredam kekuatan dari pasukan Nguyen, namun penyelesaian akhir masih menjadi misteri yang sulit terpecahkan oleh Coach Shin.
Kita perlu striker murni yang mumpuni dan mematikan kala memasuki areal kotak penalti lawan. Hal itu belum juga dapat di atasi pelatih asal korea tersebut.
Meski areal penyerang kita memiliki pemain yang berkarir di luar negri (luar Bri liga 1 indonesia) namun hal itu belum menjadi solusi terbaik bagi timnas.
Justru karna ketenaran mereka, pelatih lawan justru lebih mudah menganalisis kualitas penyerang kita.
Egi Maulana Vikri (Vion), Witan Sulaeman (AS Trecin), Saddil (JDT) belum mampu menjadi tulang punggung gol di timnas.
Di posisi bertahan, kita punya segudang pemain yang berkualitas dan dapat di andalkan. Seperti Pratama Arhan (Tokyo Verdy), Asnawi Mangkualam Bahar (Ansan Geeners), Jordy Amat (JDT) mereka sudah solid dan kompak menjaga areal pertahanan timnas.
Bahkan kita masih menyimpan nama seperti Sandy Walsh dan Elkan Baggot (Gillingham Fc).
Diposisi tengah, kita punya pemain lokal (yang bermain di Liga 1 Indonesia) yang sangat berkualitas. Seperti mark klok, Kambuaya, Irianto, Marselino dan yang lainnya
Hal itu harus segera di maksimalkan oleh coach Shin jika ingin juara di piala AFF tahun ini. Guna memenuhi ekspetasi para supporter dan petinggi pengurus PSSI. Tentu itu menjadi tugas berat untuk Coach Shin, Tetapi itulah resiko bagi seorang pelatih yang dibayar mahal oleh pengurus PSSI
Namun dari segi prospek timnas sudah jauh dari kata bagus, rata rata pemain masih berusia muda, dan mereka masih memiliki perjalanan yang cukup panjang.
Jika kepengurusan harus di ganti, dan kepelatihan dirombak lagi, maka kita mulai dari awal lagi, dari nol lagi apa yang sudah di bangun saat ini.
Seperti halnya yang sudah sudah, akan selalu seperti itu hingga entah kapan.
Kita sebagai pendukung hanya bisa percaya terhadap usaha dan kerja keras mereka. Karna kami sangat merindukan menjadi juara
Salam Fivers,